Versi Pengamat, Kejadian Nepal Bisa Terjadi di Indonesia, Pemerintah Jangan Anggap Enteng

4 hours ago 5

Versi Pengamat, Kejadian Nepal Bisa Terjadi di Indonesia, Pemerintah Jangan Anggap Enteng

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pengamat komunikasi politik Ari Junaedi. Foto: Ist

jpnn.com - Pengamat komunikasi politik dari Nusakom Pratama Institut Ari Junaedi menyebut peristiwa Nepal mungkin saja terjadi di Indonesia andai pemerintahan era Prabowo Subianto tak mampu meredam kekecewaan rakyat.

Hal demikian dikatakan Ari menyikapi pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto soal peristiwa Nepal bisa terjadi ketika kritik publik tak direspons pemerintah.

"Jadi, jangan anggap enteng, kejadian di Nepal bisa saja terjadi di Tanah Air, jika rasa frustasi di masyarakat makin menjadi-jadi," ungkap dia saat dihubungi, Selasa (21/7).

Dia mengatakan kekecewaan rakyat bisa saja memuncak saat Indonesia merayakan HUT ke-81 pada 17 Agustus nanti.

Pengajar program pascasarjana di berbagai universitas negeri dan swasta itu menyebutkan kekecewaan publik bisa terpicu dari kasus rasuah pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), konflik kejaksaan dengan polisi, pendirian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang asal-asalan, hingga perilaku elite pemerintahan yang tidak memberi contoh efisiensi anggaran.

"Namun, justru mempertontonkan pemborosan dan kemewahan," kata Ari.

Selain itu, kata dia, jor-joran pembelian alat pertahanan dan keamanan di tengah kondisi perekonomian masyarakat sedang babak belur bisa memicu kekecewaan rakyat. 

"Publik menganggap pemerintah gagal mengendalikan kestabilan kurs valas terhadap Rupiah, kelangkaan bahan bakar minyak di banyak daerah, hingga pemadaman listrik bergilir menjadi alarm kefrustrasian publik terhadap pemerintah," lanjut Ari.

Pengamat Ari Junaedi menyebut peristiwa Nepal mungkin saja terjadi di Indonesia andai pemerintah tak mampu meredam kekecewaan rakyat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|