UT Perketat Penggunaan AI untuk Cegah Plagiarisme dan Fabrikasi Akademik

11 hours ago 1

UT Perketat Penggunaan AI untuk Cegah Plagiarisme dan Fabrikasi Akademik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra berbincang-bincang dengan Rektor Universitas Terbuka Prof. Ali Muktiyanto (peci hitam). Foto Mesya/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Universitas Terbuka (UT) memberikan etika dalam penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam proses pembelajaran.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah plagiarisme hingga memastikan tugas dan karya ilmiah benar-benar disusun oleh mahasiswa.

Rektor Universitas Terbuka Ali Muktiyanto mengatakan UT tidak melarang penggunaan AI.

Teknologi tersebut tetap dapat dimanfaatkan mahasiswa dan dosen untuk membantu proses belajar agar berjalan lebih efektif serta efisien.

Namun, penggunaan AI tidak boleh mengambil alih sepenuhnya proses berpikir dan tanggung jawab akademik mahasiswa.

“Kami menempatkan AI sebagai alat dan media untuk membantu mahasiswa, para pengajar, serta Universitas Terbuka menjadikan proses pembelajaran lebih efektif dan efisien,” kata Ali dalam Seminar Wisuda UT Tahun Akademik 2025/2026 Genap, Senin (27/7).

Ali menjelaskan UT telah memiliki aturan mengenai kode etik dan pemanfaatan AI.

Aturan itu menjadi batas agar kecerdasan buatan tidak digunakan untuk menghasilkan tugas atau karya ilmiah secara instan tanpa keterlibatan mahasiswa.

UT memperketat penggunaan AI dalam menyusun karya ilmiah, hasil riset dan tugas untuk mencegah plagiarisme dan fabrikasi akademik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|