Universitas Bakrie Ingatkan Ancaman AI terhadap Ketahanan Budaya Lokal

3 weeks ago 32

Universitas Bakrie Ingatkan Ancaman AI terhadap Ketahanan Budaya Lokal

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dosen Universitas Bakrie Eli Jamilah Miharja SS MSi PhD CICS (berjilbab) membahas persiapan kolokium dengan Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi yang membahas mengenai agenda digital culture. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Universitas Bakrie menyoroti dampak perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan algoritma media sosial terhadap ketahanan budaya lokal di Indonesia.

Isu tersebut menjadi pembahasan dalam Webinar Contemporary Digital Culture 2026 yang diselenggarakan Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, Jumat (10/7).

Kepala Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, Dr. Prima Mulyasari Agustini, S.Sos., M.Si., CICS., mengatakan transformasi digital tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman bagi budaya lokal.

Menurutnya, ruang digital justru membuka peluang untuk memperkenalkan dan mengembangkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.

"Yang dibutuhkan adalah strategi komunikasi yang tepat agar teknologi dan budaya dapat tumbuh secara berdampingan," kata Prima dalam keterangannya, Selasa (7/7).

Webinar bertema Strategi Komunikasi dan Tantangan Ketahanan Budaya Lokal di Ruang Digital itu menghadirkan Dr. Hany Nurahmawati, Ph.D., dan Assoc. Prof. Dr. Bambang Sukma Wijaya, S.Sos., M.Si., sebagai narasumber.

Keduanya membahas berbagai isu, mulai dari komunikasi lintas budaya, branding di era AI, perubahan perilaku masyarakat digital, hingga dampak AI terhadap praktik komunikasi modern.

Selain itu, diskusi juga mengangkat persoalan disinformasi, cyberbullying, echo chamber akibat algoritma media sosial, serta pentingnya literasi digital untuk membangun masyarakat yang kritis dan bertanggung jawab.

Universitas Bakrie menyoroti dampak perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan algoritma media sosial terhadap ketahanan budaya lokal

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|