Transparansi Kepemilikan Perusahaan Jadi Kunci Perkuat Integritas Pasar Modal

1 day ago 6

Transparansi Kepemilikan Perusahaan Jadi Kunci Perkuat Integritas Pasar Modal

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Forum bertajuk 'Strengthening Market Integrity: Towards a New Era of Ownership Transparency in the Capital Market' yang diselenggarakan KAKI dan IICD bekerja sama dengan BEI serta didukung oleh CIPE, AEI, dan UN Global Compact Network Indonesia (IGCN) di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026. Foto: Source

jpnn.com, JAKARTA - Transparansi kepemilikan perusahaan makin menjadi faktor penting dalam memperkuat integritas pasar modal, meningkatkan kepercayaan investor, serta mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

Kejelasan mengenai pihak yang memiliki dan mengendalikan perusahaan hingga tingkat ultimate beneficial owner (UBO) dinilai menjadi salah satu fondasi utama dalam menciptakan pasar modal yang lebih transparan, akuntabel, dan kredibel.

Komitmen tersebut menjadi fokus dalam forum bertajuk Strengthening Market Integrity: Towards a New Era of Ownership Transparency in the Capital Market yang diselenggarakan oleh Koalisi Anti Korupsi Indonesia (KAKI) dan Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) serta didukung oleh Center for International Private Enterprise (CIPE), Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), dan UN Global Compact Network Indonesia (IGCN), di di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.

Ketua Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) Rudiantara menegaskan kepercayaan (trust) merupakan aset yang paling berharga dalam pasar modal.

Menurutnya, selain kinerja operasional dan pencapaian bisnis, kepercayaan investor menjadi faktor utama yang memengaruhi persepsi pasar terhadap suatu perusahaan.

"Kepercayaan dibangun oleh tiga komponen utama, yaitu kapabilitas (capability), integritas (integrity), dan komunikasi (communication)," katanya.

Rudiantara menjelaskan kapabilitas mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjalankan bisnis dan menghasilkan kinerja yang baik.

Sementara itu, integritas menunjukkan kesesuaian antara apa yang disampaikan kepada publik dengan apa yang benar-benar dijalankan perusahaan. Adapun komunikasi berperan dalam membangun hubungan dan pemahaman yang baik dengan para pemangku kepentingan.

KAKI dan IICD mendorong transparansi kepemilikan perusahaan jadi kunci perkuat integritas pasar modal Indonesia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|