Temuan Senjata & Narkoba di Sekolah, Komisi X: Persoalan Serius dan Harus Diusut

4 hours ago 2

 Persoalan Serius dan Harus Diusut

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Temuan berupa sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian menuntut pengusutan secara menyeluruh, profesional, dan transparan dalam kasus temuan senjata api serta narkoba di sebuah sekolah swasta, Jakarta Selatan, Jumat (7/8).

"Persoalan yang sangat serius dan harus diusut," kata Hetifah kepada awak media, Jumat (7/8).

Pihak sekolah swasta pada Jumat (10/7) kemarin, menemukan 995 pucuk senjata api, amunisi, dan beberapa aksesoris alat lain.

Selanjutnya pada Rabu (5/8) lalu, pihak sekolah kembali menemukan beberapa senjata, narkoba jenis ganja, sabu-sabu, dan VCD porno.

Ratusan senpi tersebut terdiri dari berbagai jenis, antara lain kaliber 5.56, kaliber 40 dan 9 mm, Walther, kaliber 22, hingga karabin M4. Ditemukan pula alat pembuat peluru, magazine jenis Glock, dan 30 amunisi.

Pihak sekolah sendiri telah berkoordinasi dengan kepolisian terkait temuan senjaga api dan narkoba di sebuah ruangan saran pengajaran itu.

Hetifah mengatakan pengusutan menjadi penting karena keselamatan peserta didik dan terjaganya lingkungan sekolah sebagai ruang belajar aman, harus menjadi prioritas utama.

"Seluruh pihak juga harus mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menunggu hasil penyelidikan," kata legislator fraksi Golkar itu.

Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian meminta pengusutan kasus temuan senjata api dan narkoba di sekolah demi menjaga keselamatan peserta didik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|