jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyatakan partainya menghormati dan menunggu perkembangan kasus dugaan korupsi (suap) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Doli pun menanggapi dugaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal “orang kepercayaan” Menteri Nusron Wahid pada kasus tersebut.
Dia menekankan bahwa dugaan itu baru sebatas informasi awal.
"Kami sepenuhnya menyerahkan proses ini kepada KPK. Kami percaya, KPK adalah lembaga yang independen dan kredibel untuk menuntaskan ini,” katanya.
Doli mengatakan Indonesia merupakan negara hukum sehingga segala dugaan terkait pelanggaran hukum harus dibuktikan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Lihat saja perkembangan berikutnya. Disebutkan ada empat orang istilahnya ‘orang kepercayaan’, ya, kadang-kadang kan belum tentu juga orang kepercayaan itu bertindak atas nama orang yang memberikan kepercayaan,” ujarnya.
Doli mengaku masih belum berkomunikasi secara langsung dengan Nusron -Ketua DPP Partai Golkar bidang keagamaan dan kerohanian itu.
Menurut dia, partai juga belum berkoordinasi dengan Nusron.

5 hours ago
3





















































