Standardisasi dan Perizinan Klinik Hewan Jadi Sorotan

1 hour ago 1

Standardisasi dan Perizinan Klinik Hewan Jadi Sorotan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi klinik hewan modern. Foto: source for jpnn

jpnn.com - Pesatnya pertumbuhan klinik hewan di Indonesia dinilai belum diimbangi dengan standardisasi fasilitas dan pengawasan yang memadai. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap keselamatan hewan peliharaan dan perlindungan konsumen.

Sejumlah kalangan mendorong pemerintah bersama Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) segera menyusun standar nasional pelayanan klinik hewan, mulai dari kelengkapan fasilitas, alat medis, hingga kepatuhan terhadap perizinan operasional.

Perkembangan industri perawatan hewan peliharaan dalam beberapa tahun terakhir mendorong berdirinya banyak klinik di berbagai daerah. Namun, kualitas layanan dinilai masih beragam karena belum adanya standar yang diterapkan secara merata.

Penelitian Universitas Padjadjaran (Unpad) pada 2020 menunjukkan penerapan aspek kesejahteraan kucing pada fasilitas rawat inap di Kota Bandung mencapai 71,38 persen. Temuan itu dinilai menunjukkan masih adanya ruang perbaikan terhadap fasilitas dan pelayanan kesehatan hewan.

Selain mutu pelayanan, persoalan perizinan juga menjadi perhatian. Pengawasan terhadap klinik hewan dinilai perlu diperkuat agar seluruh fasilitas yang beroperasi memenuhi ketentuan hukum dan standar pelayanan yang berlaku.

Pemilik kucing bernama Noci, Kusuma, mengatakan pengalaman yang dialaminya mendorong dirinya mempertanyakan sistem pengawasan terhadap klinik hewan.

"Saya sudah mengikhlaskan kepergian Noci. Namun, saya ingin memperjuangkan persoalan standardisasi agar kejadian serupa tidak dialami pemilik hewan lainnya," kata Kusuma.

Kusuma mengatakan laporannya saat ini masih diproses di Polda Metro Jaya. Menurut dia, proses tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi tata kelola pelayanan kesehatan hewan secara menyeluruh.

Pesatnya pertumbuhan klinik hewan di Indonesia dinilai belum diimbangi dengan standardisasi fasilitas dan pengawasan yang memadai.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|