jpnn.com - Meski sudah dipastikan terdegradasi, Semen Padang tak ingin menutup musim dengan wajah muram. Kabau Sirah dituntut tetap tampil penuh antusiasme saat menjalani laga kandang terakhir mereka di Super League 2025/2026 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Haji Agus Salim (GHAS), Jumat (15/5) pukul 15.30 WIB.
Laga ini memang tak lagi menentukan nasib Semen Padang di klasemen. Namun, atmosfer emosional dipastikan menyelimuti GHAS.
Selain menjadi partai home terakhir musim ini, pertandingan tersebut juga berpotensi menjadi salam perpisahan sementara dengan stadion kebanggaan masyarakat Sumatera Barat yang akan segera direnovasi.
Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menegaskan timnya tidak ingin tampil seadanya meski situasi sudah sulit.
Ia berharap pemain tetap menjaga semangat dan memberikan penampilan terbaik demi suporter yang tetap setia mendukung hingga akhir musim.
"Persiapan berjalan seperti biasa di laga home. Memang pertandingan ini sudah tidak punya pengaruh untuk kami, tapi kami tetap profesional sampai akhir musim," ujar Imran.
"Dan tentu saya harap pemain tetap antusias untuk meraih kemenangan sebagai hadiah terakhir untuk masyarakat Padang," lanjut mantan pelatih PSIS Semarang dan Malut United tersebut.
Imran mengaku tantangan menjaga mental pemain tidak mudah setelah kepastian degradasi. Namun, ia melihat skuadnya masih memiliki motivasi besar untuk menutup musim dengan harga diri.

5 hours ago
2





















































