PLN Indonesia Power Bidik Proyek PLTS 495 MW di Bangladesh

2 hours ago 2

PLN Indonesia Power Bidik Proyek PLTS 495 MW di Bangladesh

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

PLTGU Tambak Lorok. Foto dok PLN IP

jpnn.com, JAKARTA - PLN Indonesia Power menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan konglomerasi terkemuka asal Bangladesh, Bay Group.

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta dan Ziaur Rahman selaku Managing Director Bay Group sekaligus Chairman CUSP.

Kerja sama ini menandai langkah awal untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Bangladesh dengan total potensi kapasitas mencapai 495 MW.

Inisiatif ini sejalan dengan rencana pengembangan proyek PLTS yang tengah dibuka Bangladesh Power Development Board (BPDB), mencakup 10 lokasi strategis di berbagai wilayah tersebut.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menyampaikan kerja sama ini bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat peran di pasar global, khususnya dalam pengembangan energi baru terbarukan.

"Ini proyek yang pertama bagi kami di Bangladesh, besar harapan kami proyek ini akan berjalan dengan baik," kata Bernadus dalam keterangan tertulis, Jumat (15/5).

Melalui kolaborasi ini, PLN Indonesia Power berpeluang berpartisipasi dalam proses tender sekaligus memperluas portofolio bisnis di sektor energi bersih.

Dalam kerja sama tersebut, Bay Group menunjuk anak usahanya yakni Copenhagen Urban Solar Parks BD LTD (CUSP), perusahaan afiliasi Denmark-Bangladesh yang fokus pada pengembangan energi surya.

PLN Indonesia Power membidik proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Bangladesh.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|