Proyek Masela Jadi Bukti Hattrick Presiden Prabowo dan Menteri Bahlil di Sektor Migas

1 week ago 23

Proyek Masela Jadi Bukti Hattrick Presiden Prabowo dan Menteri Bahlil di Sektor Migas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar, Abdul Rahman Farisi. Foto: Dok. Pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional Lapangan Abadi Blok Masela di Maluku, Kamis (16/7/2026).

Peresmian itu menandai dimulainya fase baru pengembangan cadangan gas raksasa tersebut setelah sempat tertunda selama 28 tahun sejak kontrak bagi hasil pertama kali ditandatangani pada 1998.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar, Abdul Rahman Farisi (ARF), menilai momentum ini sebagai bukti nyata kapasitas eksekusi pemerintah.

Menurutnya, keberhasilan ini ibarat permainan tiki taka yang solid, cepat, dan presisi antara Presiden Prabowo dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam menuntaskan proyek strategis migas nasional.

"Groundbreaking Blok Masela makin memberi bukti yang kuat atas kemampuan dan kekuatan eksekutor Menteri Bahlil Lahadalia di bawah arahan Bapak Presiden Prabowo. Momentum bersejarah ini melengkapi rangkaian keberhasilan besar hilirisasi energi nasional, mulai dari peresmian Pabrik Lotte Chemical hingga penyelesaian proyek RDMP Balikpapan," ungkap ARF dalam keterangan resmi.

Menurut mantan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin ini, keunggulan kapasitas eksekusi yang ditunjukkan oleh jajaran kementerian teknis dalam menuntaskan hambatan megaproyek Blok Masela didasarkan pada empat faktor utama yang saling berkaitan secara naratif.

“Faktor pertama adalah adanya kesiapan dari aparat serta staf dalam memberikan penilaian secara regulasi dan kelembagaan. Kepastian hukum dan regulasi ini menjadi fondasi penting bagi stabilitas investasi proyek bernilai fantastis, yakni lebih dari Rp355 triliun tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, faktor kedua terletak pada kemampuan kepemimpinan (leadership) yang solutif dalam mengurai masalah secara cepat serta membangun komunikasi dan kolaborasi aktif antar lintas kementerian.

Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional Lapangan Abadi Blok Masela di Maluku, Kamis (16/7/2026).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|