Profil Persita Tangerang di BRI Super League 2026/2027: Saatnya Pendekar Cisadane Ukir Sejarah di Kasta Teratas

8 hours ago 4

Bola.com, Jakarta - Musim 2026/2027 menjadi musim yang sangat krusial bagi Persita Tangerang. Tim berjuluk Pendekar Cisadane itu tidak hanya dituntut memperbaiki pencapaian di kasta teratas Indonesia, tetapi juga kudu memanaskan persaingan papan atas.

Sejak didirikan pada 9 September 1953, Persita sejauh ini belum pernah merasakan manisnya gelar paling bergengsi dalam negeri.

Pencapaian terbaik tim kebanggaan warga Tangerang itu tersaji pada musim 2002, saat mereka finis sebagai runner-up Liga Indonesia.

Musim lalu, Persita menyudahi perjuangan di BRI Super League 2025/2026 dengan hasil yang kurang memuaskan: finis di posisi ke-10.

Berkaca dari hasil tersebut, manajemen berharap tim asuhan Carlos Pena itu mampu menorehkan pahatan yang lebih mengilap pada akhir musim nanti.

Bersaing di kasta teratas jelas tak mudah, mengingat Hokky Caraka dkk. harus berhadapan dengan tim-tim pesaing kelas wahid seperti Borneo FC, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, juga juara bertahan tiga musim beruntun, Persib Bandung.

Belum lagi Persita harus bisa mengatasi perlawanan kontestan penuh kejutan macam PSM Makassar, Java United FC, Dewa United, Bhayangkara FC, PSIM Yogyakarta, pun tim promosi Garudayaksa FC.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Bintang Lokal

Terjalnya jalan yang harus ditempuh membuat Persita terus membetot persiapan, termasuk membangun mesin perang terbaik.

Sederet amunisi anyar didatangkan, lokal maupun asing. Sutanto Tan dan Wahyudi Hamisi merupakan dua senjata lokal yang berhasil digaet Persita.

Sutanto Tan, yang musim lalu bermain untuk Persis Solo, diplot sebagai tambahan kekuatan utama di lini tengah. Pun begitu dengan Wahyudi Hamisi, eks PSS Sleman menjadi alternatif di lini tengah sebagai gelandang bertahan.

Di barisan pemain asing, Pendekar Cisadane sukses mengangkut tiga pilar kaya pengalaman di level atas. Ketiga adalah Tyronne del Pino, Alexandre Ramalingom, serta Lucas Morais Do Santos.

Amunisi Asing Andalan

Tyronne del Pino bukan nama asing di Liga Indonesia. Pemilik paspor Spanyol berusia 35 tahun musim lalu berkostum Malut United serta sosok penting di balik kesuksesan Persib Bandung saat merengkuh gelar BRI Super League 2024/2025.

Lucas Morais Do Santos atawa yang juga akrab disapa Luquinhas merupakan mantan penyerang PSBS Biak. Penyerang sayap berusia 29 tahun dipastikan masuk starting XI polesan Carlos Pena.

Sektor gedor Persita kian gacor dengan eksistensi Alexandre Ramalingom. Tombak 33 tahun berkebangsaan Madagaskar ini kaya pengalaman di Liga Azerbaijan, Israel, Belgia, dan Prancis.

Musim ini Persita diperkuat 28 pemain, termasuk pemain asing yang dipertahankan yakni Tamirlan Kozubaev, Eber Bessa, Javlon Guseynov, Rayco Rodríguez, Aleksa Andrejic, dan Pablo Ganet.

Keyakinan Pelatih

Beratnya misi tak membuat Carlos Pena dan pasukan gentar. Menurutnya, para pemain Pendekar Cisadane bahkan sudah tak sabar ingin beraksi.

"Kami sangat antusias. Semua orang di Persita sudah tidak sabar untuk memulai musim baru," kata Carlos Pena.

Pelatih asal Spanyol yang pernah menukangi Persija Jakarta itu mengamini musim ini pastinya bakal lebih rumit dan sengit. Hanya, Persita siap merealisasikan target tinggi menggapai papan atas.

"Persaingan akan sangat ketat karena semua tim makin kuat. Namun, kami sangat antusias dan percaya diri dengan kemampuan yang kami miliki. Kami akan menghadapi musim ini dengan seluruh kekuatan," ujar Carlos Pena.

Prediksi Posisi

Tim pelatih dan seluruh pemain kian bersemangat karena manajemen yang dikomandoi Presiden Klub, Ahmed Zaki Iskandar, kembali menegaskan ihwal komitmen untuk menjaga stabilitas performa tim di lapangan pertandingan.

“Lisensi klub AFC dalam dua musim terakhir dengan status granted alias tanpa catatan menjadi bukti bahwa manajemen terus berjalan dan bekerja dengan serius untuk membawa Persita ke arah yang akuntabel dan profesional,” kata Ahmed Zaki.

“Harapan kami tentu dengan pencapaian lisensi tersebut diharapkan bisa memacu prestasi tim di lapangan. Persita berkomitmen untuk terus berkembang menjadi klub profesional seutuhnya," imbuhnya.

Sayangnya, dalam dua bulan pertama kompetisi Persita belum bisa menggelar laga kandang di Indomilk Arena Stadium. Perbaikan atap stadion yang rubuh akibat angin kencang pada Maret lalu sampai saat ini masih dalam perbaikan.

Untuk sementara, Persita akan menjamu tamunya di Banten International Stadium (BIS), Serang.

"Mudah-mudahan paling telat minggu kedua November kami bisa pakai Indomilk Arena lagi," kata Ahmed Zaki Iskandar.

Skuad Persita Tangerang untuk BRI Super League 2026/2027

Direktur teknik: Bambang Nurdiansyah

Pelatih kepala: Carlos Pena Jan Saragih

Asisten pelatih: Luis Gutierrez Garcia

Pelatih fisik: Manuel Carabana Crespo

Analisis: Kurnia Sandi

Pelatih kiper: Muhammad Raden

Asisten pelatih kiper: Suwarto

Analisis video: Abdurahman

Daftar Pemain

Kiper: Rizwan Haikal, Igor Rodrigues, Kurniawan Kartika Ajie

Belakang: Ryuji Utomo, Tamirlan Kozubaev, Charisma Fathoni, Javlon Guseynov, Zalnando, Adriano Saputra, Mario Jardel, Aep Nursofyan

Tengah: Pablo Comitre Ganet, Eber Bessa, Diovani Ahmad Rafly, Sutanto Tan, Rifky Dwi Septiawan, Wahyudi Hamisi, Zulfan Djiaulhaq, Tyronne Del Pino

Depan: Rayco Medina Rodriguez, Ahmad Nur Hardianto, Hokky Caraka, Dafiq Firdaus, Yardan Yafi, Alexander Ramalingom, Aleksa Andrejic, Lucas Morais Do Santos, Esal Sahrul

Read Entire Article
Koran JPP|