Prabowo Utus Muzani Hadir Pemakaman Khamenei, Pacul: Mekanismenya Tak Begitu

3 weeks ago 38

 Mekanismenya Tak Begitu

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto. Foto: MPR

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto atau Pacul mengkritisi kabar Ketua MPR Ahmad Muzani diutus Presiden RI Prabowo Subianto untuk hadir pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Masyhad, Kamis (9/7).

Legislator fraksi PDI Perjuangan itu mengatakan mekanisme pimpinan MPR diutus Presiden RI bukan melalui penunjukan langsung.

"Kalau Pak Presiden mengutus Ketua MPR, saya kira mekanismenya tidak seperti itu," kata Pacul ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7).

Pacul menerangkan MPR dan Presiden sama-sama lembaga tinggi yang setara dalam sistem ketatanegaraan.

Menurut dia, perwakilan MPR bisa hadir pemakaman mendiang Khamenei di Iran setelah digelar rapat internal.

"Kemudian dari MPR-MPR rapat, memutuskan mau memberikan pertimbangan ini dan ini, maka takziah ke sana," ujar Pacul.

Dia mengatakan seorang Presiden RI tidak bisa memerintah pimpinan MPR dan ketika menggelar rapat sifatnya konsultatif.

"Jadi, tidak memerintah, tetapi konsultatif. Bisa konsultasi. Saya mau konsultasi soal ini, barangkali kita meng-endorse sesuatu, boleh. Klir," ujar Pacul.

Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto menyebut perwakilan MPR bisa hadir pemakaman Khamenei setelah digelar rapat internal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|