Polemik Polri-Jampidsus-TNI, Istana Beri Tanggapan Begini

2 weeks ago 26

Polemik Polri-Jampidsus-TNI, Istana Beri Tanggapan Begini

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan keterangan media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi polemik pasca-penggeledahan yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri di rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.

Penggeledahan itu pun sempat menyeret TNI yang mengamankan rumah Febrie.

Prasetyo mengatakan bahwa Istana menghormati setiap proses yang sedang dilaksanakan oleh aparat penegak hukum (APH), dalam hal ini Polri.

“Kami juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sehingga terhindar dari spekulasi maupun penilaian yang tidak produktif,” ucap Prasetyo dalam pesannya, pada Jumat (10/7).

Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto sejak awal memiliki komitmen yang sangat kuat dalam pemberantasan korupsi. Presiden Prabowo, imbuhnya, juga kerap mengingatkan para pejabat untuk tak terlibat kasus korupsi.

“Beliau berulang kali mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan, khususnya para aparatur negara, agar segera berbenah dan membersihkan diri sebelum tindakan penegakan hukum atau pembersihan itu dilakukan,” tuturnya.

Prasetyo menambahkan Presiden Prabowo terus menegaskan bahwa korupsi merupakan salah satu pekerjaan rumah terbesar bangsa ini.

“Kita harus terus memperbaiki tata kelola, memperkuat integritas, dan membangun pemerintahan yang bersih,” ujar Prasetyo mengutip pesan Prabowo.

Prasetyo mengatakan bahwa pihak Istana menghormati setiap proses hukum yang sedang dilaksanakan oleh Aparat Penegak Hukum (APH)

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|