jpnn.com - Sebanyak 29 orang ditangkap polisi selama tiga hari demo yang digelar di Kantor DPRD Jawa Barat pada Kamis (11/6/2026), Senin (15/6), dan Rabu (17/6). Mereka ditangkap karena diduga hendak memantik kericuhan.
Dari 29 orang yang ditangkap, enam di antaranya bakal diproses lebih lanjut ke tahap penyidikan. Enam orang yang dimaksud yakni berinisial AT (27), SPA (19), AL (21), MBA (21), GP (21), dan RR (21).
"Saya sangat menyayangkan sekali bahwa dari 29 ini ada enam ya, ada enam adik-adik kita ini yang kita proses lanjut kepada proses penyidikan," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan di Bandung, Jumat (19/6).
Hendra menyebut AT merupakan pengangguran. Dia didapati membawa enam buah botol kosong yang diduga sebagai bahan pembuatan bom molotov.
Lalu, SPA merupakan fotografer yang juga ditemukan membawa beberapa buah botol kosong.
"Saudara SPA ini pekerjaannya sebagai fotografer di jalanan ya. Ini juga membawa botol yang isinya tadi itu digunakan untuk sebagai bom molotov," ujar dia.
Selanjutnya, AL merupakan pengendara ojek online. Dia kedapatan membawa botol oli yang di dalamnya terdapat styrofoam.
Sementara itu, MBA, GP, dan RR merupakan mahasiswa yang kedapatan membawa botol berisi bahan bakar jenis Pertalite hingga tabung gas yang dililit petasan.

1 day ago
4






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)




