jpnn.com, JAKARTA - Masalah kelembapan pada sistem perpipaan menjadi salah satu faktor yang dapat memicu pertumbuhan jamur pada area saluran air maupun sanitasi di rumah.
Jika dibiarkan dalam waktu lama, hal ini tidak hanya merusak estetika bangunan, tetapi juga berisiko mengganggu sanitasi dan kesehatan penghuninya, serta menimbulkan rasa tidak nyaman.
Menjawab permasalahan tersebut, Vinilon Group secara resmi mengumumkan, lini produk pipa dan fitting PVC unggulannya meraih sertifikasi antifungal (anti jamur) dari lembaga inspeksi global, International Association of Plumbing and Mechanical Officials (IAPMO) Group Indonesia.
Sertifikasi ini mencakup produk Pipa PVC Vinilon tipe AW dan D serta Pipa PVC Vinilon tipe VP dan VU.
Capaian ini menegaskan komitmen Vinilon dalam menghadirkan produk perpipaan berkualitas tinggi yang mampu melindungi masyarakat dari ancaman risiko pertumbuhan jamur dan mengedepankan faktor higienitas pada pipa.
Proses sertifikasi dilakukan melalui pengujian ketat oleh IAPMO Group Indonesia, sebagai lembaga global terkemuka yang berfokus pada kesehatan dan keselamatan masyarakat melalui pengembangan kode, standar, pengujian, inspeksi, dan sertifikasi sistem perpipaan serta mekanik. IAPMO membantu memastikan sistem perpipaan yang aman dan efisien.
“Kami percaya kualitas bukan hanya tentang kekuatan produk, tetapi juga tentang bagaimana produk tersebut mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna dalam jangka panjang. Sertifikasi antifungal ini menjadi salah satu langkah nyata Vinilon dalam menjaga standar sistem perpipaan yang lebih sehat bagi masyarakat Indonesia,” ujar Christian Rudolf, selaku GM Marketing Vinilon Group dalam siaran persnya, Rabu (20/5).
Dengan diraihnya sertifikasi ini, masyarakat mampu meningkatkan nilai tambah untuk hunian mereka.

3 hours ago
1





















































