Piala Dunia 2026: Mengapa Maroko Bisa Jadi Mimpi Buruk Prancis?

2 weeks ago 24

 Mengapa Maroko Bisa Jadi Mimpi Buruk Prancis?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Penggawa Timnas Maroko di Piala Dunia 2026. Foto: digitalhubfifa

jpnn.com - Empat tahun bukan waktu yang singkat untuk melupakan sebuah luka. Kini, Timnas Maroko akhirnya memiliki kesempatan untuk menuntaskan rasa penasaran sekaligus membalas kekalahan menyakitkan dari Prancis di Piala Dunia.

Kesempatan itu hadir pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Maroko dan Prancis dijadwalkan bentrok di Stadion Boston, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB, dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu duel paling panas di babak delapan besar.

Bagi Singa Atlas, pertandingan tersebut bukan sekadar perebutan tiket semifinal. Ada kenangan pahit yang masih membekas setelah langkah mereka dihentikan Les Bleus pada semifinal Piala Dunia 2022. Saat itu, Maroko kalah 0-2.

Namun, Maroko yang akan turun di Boston bukan lagi tim yang sama seperti empat tahun silam.

Sejak Mohamed Ouahbi mengambil alih kursi pelatih, wajah permainan wakil Afrika itu berubah drastis. Sosok yang sempat mengantar Maroko U-20 menjadi juara dunia pada 2025 itu berhasil membawa filosofi berbeda ke level senior.

Ketika sebelumnya Maroko dikenal mengandalkan pertahanan rapat dan menunggu kesalahan lawan, kini mereka tampil lebih berani menguasai permainan.

Penguasaan bola yang lebih dominan dipadukan dengan serangan balik cepat menjadi identitas baru yang membuat banyak lawan kesulitan.

Perubahan itu terlihat sepanjang Piala Dunia 2026. Maroko lebih dahulu melewati hadangan Belanda lewat drama adu penalti sebelum tampil meyakinkan saat mengalahkan Kanada dengan skor telak 3-0.

Timnas Maroko akhirnya memiliki kesempatan untuk menuntaskan rasa penasaran sekaligus membalas kekalahan menyakitkan dari Prancis di Piala Dunia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|