Pernyataan Prabowo Dinilai Ciptakan Permusuhan dengan Wartawan dan LSM

7 hours ago 1

Pernyataan Prabowo Dinilai Ciptakan Permusuhan dengan Wartawan dan LSM

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas. Foto: Souurce for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai Presiden Prabowo Subianto berulang kali melontarkan pernyataan provokatif dan permusuhan terhadap wartawan, pengamat, dan lembaga swadaya masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Fernando menanggapi ucapan Prabowo pada saat Harlah ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa yang menyebut wartawan, pengamat, dan LSM yang sering mengkritik kebijakannya sebagai Londo Ireng atau pengkhianat.

Prabowo juga pernah melontarkan pernyataan yang dinilai kurang pantas seperti ndasmu dan bajingan dalam berbagai kesempatan sebelumnya.

"Pernyataan tersebut semakin menunjukkan bahwa Prabowo anti terhadap kritik yang diberikan terhadap pemerintahannya serta membuat permusuhan terhadap wartawan, pengamat dan LSM," ujar Fernando dalam keterangannya, Senin (27/7).

"Hal ini semakin menunjukkan kualitas demokrasi di Indonesia dan terjadinya kemunduran pada pemerintahan Prabowo Subianto," tegasnya.

"Seharusnya Prabowo Subianto sadar bahwa pernyataannya tersebut berpotensi memecah-belah anak bangsa dan saling curiga antara satu dengan yang lain," kata Fernando.

Ia menilai bahwa pernyataan tersebut mungkin saja sengaja dilontarkan oleh Prabowo karena sadar bahwa sampai saat ini pondasi kepemimpinannya masih rapuh dan belum kuat sehingga begitu mengandalkan TNI.

"Akibatnya terlalu banyak melibatkan TNI di ranah sipil termasuk menempatkan para purnawirawan TNI pada jabatan pemerintahan dan BUMN," ungkapnya.

Rumah Politik nilai Prabowo antikritik dan ciptakan permusuhan dengan wartawan, pengamat, dan LSM lewat pernyataan provokatif.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|