jpnn.com, JAKARTA - Kawasan di Timur Tengah terus memanas sesuai adanya perang antara Iran dengan Israel-Amerika Serikat (AS).
Adanya perang ini membuat maskapai di sejumlah negara membatalkan dan menunda penerbangan mereka.
Isu berembus adanya perang ini bakal membuat Ibadah Haji 2026 mengalami penundaan.
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan hingga saat ini belum ada dampak perang terhadap persiapan Ibadah Haji 2026 yang sedang berjalan.
"Seluruh tahapan perencanaan dan koordinasi tetap berlangsung sesuai jadwal," ujar Dahnil dikutip Selasa (3/2).
Dahnil mengaku pemerintah terus melakukan pemantauan terkait ketegangan yang terjadi di kawasan Timur Tengah ini.
Adapun penyelenggaran Ibadah Haji 2026 berlangsung pada 27 Mei 2026 mendatang.
“Kami berharap kondisi segera normal. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan,” kata dia.

7 hours ago
1





















































