Penyebab Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp 90 Ribu Per Kilogram

2 hours ago 2

Penyebab Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp 90 Ribu Per Kilogram

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menjelang Ramadan harga cabai rawit merah melonjak. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, PURWOKERTO - Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp 90 Ribu Per Kilogram, Ternyata Ini Penyebabnya

Harga cabai rawit merah masih bertahan tinggi usai Lebaran 2026 di sejumlah pasar tradisional Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Dikutip dari Antara, di Pasar Manis Purwokerto, Sabtu, harga cabai rawit merah eceran mencapai Rp 90.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting di kisaran Rp 45.000 per kilogram, cabai merah besar sekitar Rp 50.000 per kilogram dan cabai rawit hijau sekitar Rp65.000 per kilogram.

Sementara di Pasar Wage Purwokerto, harga cabai rawit merah tercatat sebesar Rp 67.500 per kilogram, cabai rawit hijau di kisaran Rp 60.000 per kilogram, serta cabai merah besar maupun cabai merah keriting masing-masing Rp 37.500 per kilogram.

Pedagang di Pasar Manis, Anjar, mengakui harga cabai rawit merah masih tergolong tinggi meskipun telah mengalami penurunan dibandingkan saat momentum Lebaran 2026.

Anjar menyebut harga tinggi akibat faktor cuaca yang sering turun hujan dalam beberapa waktu terakhir.

"Kemarin saat Lebaran mencapai kisaran Rp 130.000 per kilogram dan selanjutnya berangsur turun hingga bertahan di kisaran Rp 90.000 per kilogram dalam dua pekan terakhir," katanya.

Menurut dia, tingginya harga juga dipengaruhi keterbatasan pasokan dari petani di sentra penghasil cabai seiring masih tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Dikutip dari Antara, di Pasar Manis Purwokerto, Sabtu, harga cabai rawit merah eceran mencapai Rp 90.000 per kilogram

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|