jpnn.com, JAKARTA - Organisasi film asal Indonesia, Kinosuite International, baru saja mengumumkan peluncuran Kinosuite Atlas pada awal bulan ini.
Saat pengumuman, deskripsi yang digunakan terasa berbeda dibanding berbagai inisiatif baru yang belakangan bermunculan di industri film internasional.
Kinosuite Atlas bukan merupakan suatu festival film, bukan pula program residensi, skema pendanaan, ataupun pasar ko-produksi.
Sebaliknya, Kinosuite memperkenalkan Atlas sebagai sebuah platform internasional yang bertujuan menghubungkan sineas muda, produser, programmer festival, dan organisasi kebudayaan dalam hubungan yang berkelanjutan.
Peluncuran Atlas hadir di tengah ekosistem perfilman internasional yang sebenarnya sudah dipenuhi ratusan festival, market, laboratorium, hingga berbagai program industri.
Masing-masing memiliki fungsi yang jelas. Festival mempertemukan film dengan penonton. Market menjadi tempat mencari pendanaan dan transaksi distribusi. Program residensi membantu pengembangan proyek. Lembaga budaya dan dana publik mendukung proses produksi. Atlas mencoba menjawab sesuatu yang terjadi bahkan sebelum semua itu.
"Kami sebenarnya tertarik pada apa yang terjadi sebelum semua proses tersebut dimulai. Sebelum presentasi pendanaan. Sebelum tanda tangan eksekutif. Bahkan sebelum hari pertama syuting. Bagaimana orang-orang yang pada akhirnya membuat film bersama itu sebenarnya saling bertemu?" ungkap pendiri sekaligus Presiden Kinosuite, Julio Rionaldo dalam keterangan resmi.
Menurutnya, pertanyaan tersebut jarang menjadi perhatian utama, padahal perfilman independen kini semakin bersifat lintas negara.

3 hours ago
3



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536846/original/022230100_1774345548-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539775/original/071848400_1774619713-033A9152.JPG.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5545933/original/045717500_1775222563-IMG_2161.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310367/original/071942200_1754711095-Justin_Hubner.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4941362/original/014041800_1725973110-20240910BL_Indonesia_vs_Australia-1000_2.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540749/original/077285200_1774800573-SnapInsta.to_657855999_18572468143056586_707926209239446155_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540046/original/015122700_1774678237-WhatsApp_Image_2026-03-28_at_12.47.29.jpeg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5377685/original/055449000_1760148105-2025098AA_Timnas_Indonesia_Vs_Lebanon-025.jpg)