Pakai Duit Pribadi, KDM Beber Alasan Gelar Sayembara Tangkap Begal

2 days ago 4

Pakai Duit Pribadi, KDM Beber Alasan Gelar Sayembara Tangkap Begal

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com - BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggelar sayembara penangkapan begal dan kejahatan jalanan.

KDM, panggilan akrab Dedi Mulyadi, memastikan seluruh dana hadiah Rp 10 juta dalam sayembara itu murni  bersumber dari kocek pribadinya, tanpa menyentuh anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat.

"Enggak, dari saya dulu saja (uangnya)," ujar KDM sapaan akrab Dedi Mulyadi di kawasan Arcamanik Bandung, Jumat (24/7).

Penggunaan dana pribadi ini menegaskan komitmen Gubernur Dedi Mulyadi dalam mengintervensi maraknya aksi kejahatan jalanan secara cepat, sekaligus memanfaatkan tradisi penghargaan masyarakat demi membangkitkan kembali pos ronda di tingkat lingkungan.

KDM menilai pendekatan berbasis insentif finansial sangat relevan dengan kultur masyarakat Indonesia yang terbiasa terpacu oleh bentuk penghargaan terbuka.

"Karena begini, tradisi bangsa kita itu tradisi hadiah. Di sekolah, kalau ada ranking pertama dan diumumkan, belajarnya jadi rajin. Kemudian daerah, kalau dilombakan, juga jadi rajin," ucap mantan bupati Purwakarta itu.

Selain memicu kewaspadaan publik, KDM menggarisbawahi bahwa skema hadiah uang tunai ini dirancang secara psikologis untuk meredam maraknya aksi main hakim sendiri di lapangan.

"Logikanya sederhana. Misalnya ada maling motor, jangan digebuki sampai mati. Kalau ada sayembara dari saya, tidak usah digebuki sampai mati, lumayan Rp 10 juta kalau diantarkan. Itu secara psikologis akan memengaruhi," kata KDM.

Pakai duit pribadi, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi atau KDM membeber alasan menggelar sayembara tangkap begal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|