jpnn.com, JAKARTA - Muncul kabar bakal diadakannya Munaslub Partai Golkar dalam waktu dekat guna memilih ketua umum baru menggantikan Bahlil Lahadalia.
Menanggapi hal itu, Bahlil Lahadalia selaku Ketua Umum Golkar saat ini menanggapinya dengan santai. Dia menyebut isu munaslub adalah kabar bohong.
“Masa mau dipercaya berita yang enggak ada sumbernya, piye toh (gimana sih),” kata Bahlil usai menghadiri Musda XI Partai Golkar Kalsel, Minggu (3/8).
Adapun nama Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian Partai Golkar Nusron Wahid ikut terseret di isu munaslub Partai Golkar ini.
Sebab, Nusron disebut terlibat dalam komunikasi dengan Istana untuk menggulingkan kepemimpinan Partai Golkar saat ini.
Menanggapi hal itu, Nusron Wahid menegaskan tidak tahu menahu soal isu munaslub yang dikaitkan dengan dirinya.
“Pertama saya tidak tahu menahu tentang isu tersebut," tegas Nusron.
Bahkan Nusron menegaskan, di Istana tidak pernah ada pembicaraan mengenai pergantian kursi ketua umum Partai Golkar.