Musim Kemarau, Pemerintah dan APP Group Berkolaborasi Hadapi Ancaman Karhutla

11 hours ago 2

Musim Kemarau, Pemerintah dan APP Group Berkolaborasi Hadapi Ancaman Karhutla

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Musim kemarau telah tiba, pemerintah dan APP Group berkolaborasi menghadapi ancaman bencana Karhutla. Foto dokumentasi APP Group

jpnn.com, JAKARTA - Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau 2026 berlangsung bertahap sejak April dengan puncak pada Agustus.

Sementara itu, fenomena El Niño diprediksi berkembang pada periode Juli hingga September 2026, yang berpotensi memperparah kondisi kekeringan dan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Menghadapi potensi musim kemarau yang lebih kering dan panjang akibat fenomena El Niño, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nasional Tahun 2026 di Griya Agung, Palembang.

Apel siaga ini diikuti sekitar 1.600 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, instansi pemerintah, dunia usaha, serta kelompok masyarakat peduli api.

Kegiatan ini dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago menegaskan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.

Dalam Apel Kesiapsiagaan Nasional Penanggulangan Karhutla 2026 di Palembang, pemerintah menekankan bahwa pengendalian karhutla harus dilakukan lebih dini, lebih cepat, lebih terpadu, dan lebih tegas, dengan mengutamakan pencegahan sebelum api meluas.

Pemerintah juga secara resmi mereaktivasi Desk Koordinasi Penanggulangan Karhutla Nasional 2026 untuk memperkuat koordinasi, pengendalian, pemantauan, penegakan hukum, hingga komunikasi publik secara nasional.

Musim kemarau telah tiba, pemerintah dan APP Group berkolaborasi menghadapi ancaman bencana Karhutla

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|