Menkeu Tak Tahu Prabowo Kurban Pakai APBN, Guntur PDIP: Aneh Bin Ajaib

3 hours ago 2

 Aneh Bin Ajaib

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Guntur Romli. Foto: dokumentasi pribadi untuk JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli merasa heran masalah kurban Rp100 miliar dari Presiden RI Prabowo Subianto yang memakai APBN tak diketahui Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. 

"Setelah Menteri Keuangan Purbaya mengaku tidak tahu masalah itu, ini aneh bin ajaib," kata dia melalui layanan pesan, Kamis (28/5).

Sebab, kata Guntur, sekelas bendahara negara bisa tidak tahu kurban Rp100 miliar dari Presiden Prabowo.

Dia berharap persoalan kurban tidak seperti perkara pembelian puluhan ribu motor listrik buat program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

"Publik pantas bertanya, sistem keuangan negara yang berjalan tanpa pengawasan yang semestinya atau lebih buruk tanpa transparansi, ini berbahaya," ujarnya.

Toh, kata Guntur, kurban dalam ajaran Islam menjadi urusan pribadi dan seseorang menanggungnya memakai harta sendiri. 

"APBN bukan harta Presiden Prabowo. APBN itu harta 280 juta rakyat Indonesia, muslim, dan nonmuslim," lanjutnya. 

Guntur menyebutkan secara fikih kurban dengan uang rakyat tetapi nama pribadi Presiden RI menjadi kontradiksi yang tidak bisa dibela dengan alasan apa pun. 

Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli menyebut kurban dalam ajaran Islam ditanggung memakai harta pribadi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|