jpnn.com, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan uang tunai sebesar Rp23,97 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penarikan tunai serta aktivitas transaksi menjelang puncak arus mudik Lebaran yang berlangsung pada 11–24 Maret 2026.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, penyediaan likuiditas tersebut telah disesuaikan dengan proyeksi peningkatan kebutuhan masyarakat selama periode tersebut.
"BNI memastikan kesiapan likuiditas dan jaringan layanan agar masyarakat dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman selama periode Ramadan dan Idulfitri," ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Dari total dana yang disiapkan, sebesar Rp16,64 triliun dialokasikan untuk pengisian Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Cash Recycle Machine (CRM).
Sementara itu, Rp 7,33 triliun lainnya disiapkan untuk memenuhi kebutuhan transaksi di outlet kantor cabang.
BNI memperkirakan kebutuhan uang tunai selama periode tersebut mencapai sekitar Rp1,71 triliun per hari.
Proyeksi itu mempertimbangkan tren peningkatan transaksi masyarakat, termasuk pencairan tunjangan hari raya (THR), belanja kebutuhan Lebaran, hingga persiapan mudik.

8 hours ago
2





















































