Mengenang Sosok Juwono Sudarsono, SBY Teringat Momen 1998

5 hours ago 2

Mengenang Sosok Juwono Sudarsono, SBY Teringat Momen 1998

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Presiden Ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono saat diwawancarai usai bertakziah atas wafatnya mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Minggu (29/3/2026). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

jpnn.com - Presiden Ke-6 Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY mengenang mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono sebagai sosok yang menyatukan pandangan militer dan sipil saat momen Reformasi pada 1998.

Hal itu disampaikan SBY saat bertakziah ke Juwono yang disemayamkan di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Minggu.

Menurut dia, Juwono yang wafat pada Sabtu (28/3), adalah salah satu pemikir dari Universitas Indonesia (UI) yang memiliki ide-ide cemerlang di bidang internasional maupun pertahanan untuk Indonesia dan dunia.

"Ketika saya mengemban tugas waktu itu 1998 di era reformasi agar TNI kembali ke jati dirinya, tidak berpolitik praktis, tetapi sebagai kekuatan pertahanan yang diandalkan, Mas Juwono memiliki pandangan yang sama," kata SBY.

SBY mengaku kenal Juwono sejak dirinya masih menjadi perwira muda ketika bertugas di Sekolah Staf dan Komando TNI AD. Saat itu, dia mulai menjalin komunikasi dan diskusi dengan Juwono.

Dengan kesamaan pandangan sejak mengenal Juwono, dia pun lantas mengajaknya untuk menjadi Menteri Pertahanan ketika dirinya menjadi Presiden RI.

Ketika menjalankan pemerintahan, dia bersama Juwono pun terus memodernisasi sektor pertahanan hingga mengembangkan alat utama sistem pertahanan (alutsista).

Saat itu, SBY dan Juwono ingin agar kekuatan militer Indonesia terus meningkat di level ASEAN.

Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY mengenang mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono yang wafar pada Sabtu (28/3/2026).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|