jpnn.com - BANJARBARU - Polda Kalimantan Selatan menerapkan inovasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berbasis pati singkong.
Penggunaan cairan tepung untuk meningkatkan efektivitas upaya memadamkan karhutla di wilayah lahan gambut di Banjarbaru, khususnya mencakup area prioritas seperti bandara guna mencegah dampak kabut asap yang mengganggu penerbangan.
"Atas dukungan dan arahan bapak Kapolri, kami melakukan pengujian formula bubuk tepung yang dicampur air ini dan hasilnya menunjukkan efektif menekan laju api," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan, Jumat (28/7).
Kapolda Kalsel mengungkapkan cairan campuran tepung itu bantuan langsung dari Mabes Polri.
Inovasi pemadam karhutla berbasis pati singkong (tepung ubi) yang dicampur dengan amonium polifosfat, air, dan zat pembasah untuk menghambat perambatan api.
Adapun cara kerjanya, air dalam campuran berfungsi menyerap panas dan menurunkan temperatur bahan bakar di vegetasi.
Sementara pati singkong membantu meningkatkan adhesi agar cairan bertahan lebih lama di permukaan tanah sehingga membasahi lahan secara merata.
Selain itu, Polda Kalsel bekerja sama dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) telah menerapkan metode suntik gambut, yaitu penyuntikan air langsung ke dalam tanah hingga kedalaman dua meter.

2 hours ago
2






















.jpeg)

























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)




