jpnn.com - Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa merasa yakin pemerintahan era Prabowo Subianto sudah maksimal mencegah nilai tukar Rupiah makin anjlok terhadap terhadap dolar.
Hal demikian dikatakan Saan menyikapi pelemahan Rupiah terhadap dolar yang sudah mencapai level Rp 18 ribu pada perdagangan Kamis (4/6).
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna Ke-19 DPR RI. Ilustrasi/Foto: Ricardo/jpnn
"Saya yakin pemerintah dalam hal ini kementerian-kementerian terkait sudah dan akan terus berupaya untuk bisa mencegah agar tren turunnya nilai tukar Rupiah ini tidak semakin dalam," kata dia di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6).
Saan juga yakin pemerintah bakal mengendalikan nilai tukar Rupiah pada posisi seperti ditargetkan pada 2027.
Dia pun mengungkit nilai tukar Rupiah terhadap dolar dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM- PPKF) pada 2027 ditargetkan di kisaran Rp 16.800 sampai Rp 17.500.
"Tentu untuk bisa mewujudkan di tahun 2027 nilai tukar Rupiah ada di kisaran itu, maka upaya yang terjadi hari ini harus memang benar-benar ditangani secara serius oleh seluruh otoritas yang memang bertanggung jawab terkait penanganan itu," kata dia.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI lainnya Cucun Ahmad Syamsurijal berharap dilakukan konsolidasi fiskal dan moneter menyikapi pelemahan Rupiah.

4 hours ago
1





















































