Mangrove Penting untuk Cegah Abrasi, Merawat Pesisir Jakarta Butuh Kolaborasi

11 hours ago 1

Mangrove Penting untuk Cegah Abrasi, Merawat Pesisir Jakarta Butuh Kolaborasi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Penanaman bibit bakau pada peringatan Hari Mangrove Sedunia di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara, Minggu (26/7/2026). Foto: ASG

jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga menyatakan rehabilitasi mangrove harus terus dilakukan sebagai salah satu cara menjaga kondisi pesisir dan keseimbangan alam.

Legislator di komisi yang membidangi kelautan, pariwisata, kebudayaan, dan perindustrian itu berpendapat penanaman mangrove merupakan upaya penting untuk melindungi kawasan pesisir utara Jakarta dari abrasi.

Pandapotan menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peringatan Hari Mangrove Sedunia di Taman Wisata Alam Angke, Kawasan Hutan Produksi Angke Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (26/7/2026).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno juga hadir dalam momen itu untuk memimpin penanaman mangrove.

“Kami sebagai pencinta alam juga menginginkan pesisir pantai Jakarta ini supaya bisa terkontrol. Maka, kami sangat mendukung penanaman mangrove,” kata Pandapotan.

Taman Wisata Alam Angke berada dalam koridor pesisir yang berdekatan dengan kawasan Pantai Indah Kapuk atau PIK. Menurut Pandapotan, kawasan pesisir membutuhkan perhatian serius karena menghadapi ancaman abrasi dan tekanan perubahan lingkungan.

“Ini salah satu tujuan dan cara kita untuk memelihara alam,” ujarnya.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, penanaman mangrove di Jakarta telah mencapai 54.038 bibit di koridor sepanjang 403 meter yang luasnya mencapai 4,10 hektare.

Anggota DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga menyatakan rehabilitasi mangrove harus terus dilakukan sebagai salah satu cara menjaga kondisi pesisir dan...

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|