jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menyebut penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk program bantuan kurban Presiden Prabowo Subianto menjadi hal lazim.
"Presiden sebagai kepala negara memang memiliki anggaran yang diperuntukkan membantu masyarakat," kata Sugiat di Jakarta, Rabu (27/5).
Legislator dari fraksi Gerindra itu mengatakan skema bantuan Kepala Negara juga digunakan untuk mendukung berbagai sektor lain yang menyentuh kepentingan publik.
"Bukan hanya kurban. Bantuan presiden juga banyak untuk pendidikan, kesehatan, sampai fasilitas publik. Jadi, jangan melihat ini seolah sesuatu yang baru," kata dia.
Legislator fraksi Gerindra itu berharap bantuan Presiden bisa dilihat dari nilai kebermanfaatan bagi masyarakat ketimbang dipolitisasi.
"Ya, dengan adanya hewan kurban ini, ada ribuan masyarakat yang terbantu khususnya di momen iduladha ini," ujar legislator Dapil III Sumatra Utara (Sumut) itu.
Sugiat menepis anggapan bahwa penggunaan APBN untuk kurban Presiden merupakan kebijakan yang baru terjadi pada masa pemerintahan Presiden Prabowo.
Dia mengatakan program bantuan kurban presiden telah berlangsung sejak era pemerintahan sebelumnya.

2 hours ago
2











































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485697/original/029038600_1769524103-9.jpg)









