jpnn.com, JAKARTA - Nilai mata uang rupiah pada Jumat (23/4), ditutup menguat pada level Rp 17.229 terhadap USD atau naik 57 poin dari yang sebelumnya melemah.
Pada penutupan sehari sebelumnya, diketahui nilai rupiah melemah 10 poin atau berada pada level Rp 17.286 per USD.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuabi mengungkapkan penguatan nilai rupiah ini didorong pelemahan dolar, karena ketegangan antara AS dan Iran yang masih tinggi.
Negosiator utama Teheran yang seharusnya menjalani pembicaraan dengan Washington pada mediasi yang diatur Pakistan, dikabarkan mengundurkan diri.
"Trump mengatakan kepada wartawan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin "terburu-buru" mencapai kesepakatan dengan Iran, sambil juga penggunaan senjata nuklir," begitu kata Ibrahim dalam keterangan tertulis.
Trump mengatakan Israel dan Lebanon sepakat memperpanjang gencatan senjata selama tiga minggu setelah pembicaraan di Washington, meskipun langkah tersebut tidak memberikan banyak keringanan bagi pasar.
Selain itu, Washington memperpanjang gencatan senjata dengan Teheran tanpa batas waktu awal pekan ini.
Perpanjangan tersebut terjadi ketika pembicaraan perdamaian antara kedua negara sebagian besar gagal, di tengah ketidaksepakatan mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz.

3 hours ago
3





















































