jpnn.com, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto menyayangkan insiden yang terjadi pada laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 2025/26.
Menurut pria kelahiran 13 Juli 1976 itu seharusnya kejadian tersebut tidak terjadi apalagi melibatkan pemain Timnas Indonesia.
“Kejadian kemarin cukup membuat sedih. Terlepas itu pemain tim nasional atau bukan,” ujar jebolan PSSI Primavera itu.
“Seharusnya di level kelompok umur hal tersebut tidak boleh terjadi karena mencederai nilai fair play,” katanya.
Kurniawan sendiri bersama Timnas Indonesia U-17 ketat dalam hal respek antar pemain.
Wajar melatih kelompok umur penting untuk memperkenalkan hal tersebut agar ke depannya pemain punya nilai budaya serta sopan santun yang baik.?
“Kami sendiri membuat peraturan ketat utamanya masalah disiplin dan attitude. Terpenting adalah mengenalkan adab dan respek antar pemain, pelatih dan ofisial,” ungkap pria asal Magelang.
Laga EPA 2025/26 mempertemukan Dewa United melawan Bhayangkara FC berakhir dengan sedikit kericuhan.

3 hours ago
4





















































