jpnn.com, JAKARTA - Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) dan Asia Clean Energy Coalition (ACEC) bersama dengan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menyelenggarakan Forum Dialog Strategis tingkat tinggi di Jakarta.
Forum ini mendorong kolaborasi di antara para pembeli energi korporasi, pengembang, dan penyedia pendanaan.
Executive Director IBCSD Indah Budiani menyatakan industri adalah mitra strategis yang mampu mendorong kebijakan yang dapat diimplementasikan dan selaras dengan dinamika pasar global. “Forum ini secara efektif menjembatani kesenjangan antara permintaan industri dan kerangka kebijakan nasional,” kata Indah Jumat (19/6).
Seperti diketahui, akses terhadap listrik rendah karbon telah menjadi pilar fundamental bagi ketahanan pasar industri, kemampuan ekspor, dan daya tarik investasi.
Sektor industri di Indonesia mengonsumsi sekitar 40–45 persen dari total konsumsi listrik nasional.
Oleh karena itu, pelaku korporasi berperan sebagai mitra esensial dalam mencapai tujuan transisi energi nasional dan target Net Zero.
Indah menyebut dialog ini berfokus pada pengintegrasian kebutuhan industri tersebut ke dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) serta program Energi Baru Terbarukan (EBT) nasional.
“Selain itu, untuk mencapai penyelarasan strategis dengan menjembatani kesenjangan antara permintaan energi bersih industri dan kerangka perencanaan nasional seperti RUPTL,” ujar Indah.

1 day ago
4






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)




