Kepala Sekuriti yang Baku Tembak dengan Pelaku Curanmor di Tangerang Ternyata Polisi

2 days ago 7

Kepala Sekuriti yang Baku Tembak dengan Pelaku Curanmor di Tangerang Ternyata Polisi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Petugas keamanan atau security (baju putih) saat melakukan pengejaran terhadap pelaku curanmor yang diduga berhasil diketahui di Kawasan Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Jumat (24/7/2026). (ANTARA/HO-Polresta Tangerang)

jpnn.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Banten menjelaskan kronologi baku tembak antara sekuriti dengan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kawasan kawasan Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang pada Jumat (24/7/2026).

Aksi baku tembak dan kejar-kejaran yang viral di media sosial itu terjadi di jalan raya Kawasan Citra Raya.

Dalam rekaman video yang beredar di Instagram, tampak petugas keamanan berkemeja putih memberikan tembakan peringatan kepada pelaku.

Aksi itu pun mengundang perhatian masyarakat dan pengguna jalan yang sedang melintas, beberapa diantaranya bahkan berhenti untuk menjaga jarak.

Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Tri Laksono membenarkan bahwa telah terjadi peristiwa baku tembak.

Aksi itu diawali dari kejar-kejaran antara kepala petugas keamanan setempat yang diketahui merupakan anggota Polri.

"Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini bermula pada Jumat, pukul 09.30 WIB, ketika petugas keamanan setempat mengawasi terhadap gerak-gerik dua orang terduga pelaku curanmor," terangnya.

Kemudian, dari kecurigaan terhadap aktivitas ke dua terduga pelaku melalui pengawasan CCTV, membuktikan adanya laporan kehilangan kendaraan yang selanjutnya dilakukan penyisiran dengan berhasil menemukan para pelaku yang berjumlah dua orang.

Polresta Tangerang jelaskan kronologi kepala sekuriti yang ternyata polisi baku tembak dengan pelaku curanmor di kawasan Citra Raya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|