jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan bahwa kemajuan bangsa Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus berupaya memperluas akses dan pemerataan pendidikan tinggi melalui berbagai program strategis, salah satunya Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), Kamis (4/6).
Menteri Brian menegaskan pendidikan tinggi, sains, teknologi, dan penguasaan pengetahuan merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan bangsa.
Ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia sebagai kunci menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing.
“Tentu ini bagian dari keinginan kuat seluruh bangsa kita, bagaimana Indonesia bisa sejajar dengan negara-negara maju terlepas dari kekuatan pangan dan energi, yang paling utama adalah sumber daya manusia,” terang Menteri Brian dalam acara Kick Off BSI Talent KIP Kuliah yang diselenggarakan di Grha Kemdiktisaintek.
Mendiktisaintek juga menyampaikan apresiasi atas komitmen Bank Syariah Indonesia (BSI) yang turut mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia.
Kehadiran program BSI Talenta KIP Kuliah memperluas kesempatan bagi mahasiswa untuk tidak hanya kuliah, tetapi juga mengembangkan diri.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama (Dirut) BSI, Anggoro Eko Cahyo menegaskan bahwa program BSI Talenta KIP Kuliah merupakan bentuk sinergi antara BSI dan Kemdiktisaintek dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

3 hours ago
2





















































