Katy Perry Protes Penggunaan Lagu Firework di Video Serangan Militer

4 hours ago 3

Katy Perry Protes Penggunaan Lagu Firework di Video Serangan Militer

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Penyanyi Katy Perry. Foto: Instagram/katyperry

jpnn.com, JAKARTA - Penyanyi asal Amerika Serikat, Katy Perry, mengecam penggunaan lagunya yang berjudul Firework sebagai musik latar dalam video yang menampilkan cuplikan serangan militer dan diunggah melalui akun resmi TikTok Gedung Putih, @WhiteHouse.

Dalam pernyataannya yang dikutip dari The Hollywood Reporter, Sabtu (25/7) waktu setempat, Perry menegaskan bahwa musik yang ia ciptakan bertujuan untuk menyatukan orang, bukan digunakan untuk merayakan peperangan.

"Musik saya bertujuan untuk menyatukan orang, bukan merayakan peperangan," ujar Katy Perry.

Melalui akun X miliknya, Perry mengaku terkejut dan marah setelah mengetahui lagu Firework digunakan tanpa persetujuannya. Ia menegaskan tidak pernah dimintai izin maupun memberikan persetujuan atas penggunaan lagu tersebut.

"Saya tidak menyetujui ini, saya tidak diminta, dan saya sama sekali tidak membenarkannya," tulis Perry.

Video yang diunggah Gedung Putih pada Kamis (23/7) waktu setempat itu menampilkan cuplikan serangan militer dengan latar lagu Firework dari album Teenage Dream.

Salah satu bagian lirik "boom, boom, boom" diputar bersamaan dengan tayangan ledakan bom, disertai keterangan bertuliskan "Iran telah diperingatkan."

Perry mengatakan Firework diciptakan sebagai lagu yang membawa harapan, penyembuhan, dan kekuatan batin bagi orang-orang yang sedang menghadapi masa sulit.

Katy Perry mengecam penggunaan lagu Firework dalam video serangan militer yang diunggah akun Gedung Putih.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|