jpnn.com, JAKARTA - Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bukanlah tanggung jawab tunggal aparatur keamanan, melainkan sebuah komitmen kolektif seluruh komponen bangsa.
Hal itu ditegaskan dalam Forum Kebangsaan Sinergi Masyarakat Bersama Polri yang digelar oleh LSM PENJARA 1 di Gedung Joang ’45, Jakarta. belum lama ini
"Stabilitas sosial harus dirawat melalui komunikasi publik yang sehat dan kedewasaan berdemokrasi," kata Ketua Umum LSM PENJARA 1, Teuku Z. Arifin, dalam keterangannya dikutip Senin (2/3).
Menurutnya, ketertiban publik yang kuat tidak hanya bergantung pada pendekatan teknis keamanan, tetapi lahir dari disiplin sosial dan etika di ruang publik.
“Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab aparatur keamanan semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Melalui forum ini, kita ingin membangun jembatan komunikasi yang kuat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut menjadi ruang partisipasi publik untuk mempererat kolaborasi antara warga dan institusi POLRI. Sebanyak kurang lebih 400 peserta hadir, mulai dari tokoh masyarakat, pemuka agama lintas iman, mahasiswa, hingga komunitas pengemudi ojek online dan pelaku UMKM.
Selain penguatan narasi kebangsaan, forum ini juga menyoroti pentingnya literasi masyarakat dalam menghadapi provokasi serta penyebaran hoaks yang dapat mengganggu keharmonisan sosial.
Forum ini tidak sekadar menjadi ajang diskusi, tetapi juga melahirkan berbagai usulan konkret untuk memperkuat keamanan di level lokal.

8 hours ago
3





















































