Iran Peringatkan AS: Melanggar Kesepakatan Bakal Menerima Tamparan Lebih Keras

1 day ago 9

 Melanggar Kesepakatan Bakal Menerima Tamparan Lebih Keras

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi - Bendera Iran dan Amerika Serikat. (ANTARA/Anadolu/py.)

jpnn.com - ISTANBUL - Iran memperingatkan Amerika Serikat untuk tidak melanggar kesepakatan damai. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf pada Jumat (19/6), mengisyaratkan respons keras jika kesepakatan dilanggar, atau tuntutan yang diajukan berlebihan.

“Jika terjadi pelanggaran komitmen, pelanggaran perjanjian, atau tuntutan berlebihan oleh pihak lain, kami tidak akan ragu untuk memberikan respons yang menghancurkan kepada musuh,” tulis Ghalibaf di akun media sosial X. “Mereka telah ditampar sekali dalam perang. Jika mereka memilih untuk mengikuti jalan yang sama lagi, mereka akan menerima tamparan yang lebih keras,” tulisnya.

Dia menekankan bahwa tugas yang diberikan oleh Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei kepada mereka adalah "untuk mewujudkan syarat dan ketentuan perjanjian,”, sembari menegaskan kembali mereka sedang menjalankan perintah.

Pada Rabu malam (17/6), Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian secara elektronik menandatangani "Memorandum of Understanding Islamabad," yang dimaksudkan untuk membuka jalan bagi berakhirnya perang yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Berdasarkan memorandum tersebut, Washington dan Teheran akan mengadakan negosiasi selama 60 hari, dengan kemungkinan perpanjangan, yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan akhir yang mencakup program nuklir Iran dan sanksi internasional. (antara/jpnn)

Iran memperingatkan Amerika Serikat untuk tidak melanggar kesepakatan damai. Iran siap memberikan respons menghancurkan apabila kesepakatan dilanggar.


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|