jpnn.com, CILACAP - Bea Cukai berupaya memberikan asistensi kepada pelaku usaha berpotensi ekspor.
Upaya ini dilakukan untuk menjawab tantangan bagi sebagian pelaku usaha dalam memperluas pasar ke tingkat global.
Tantangan dimaksud adalah keterbatasan pemahaman pelaku usaha, khususnya UMKM, mengenai prosedur ekspor dan fasilitas kepabeanan.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo mengatakan asistensi ekspor yang dilaksanakan unit-unit vertikal Bea Cukai di berbagai daerah menjadi bentuk pelaksanaan fungsi trade facilitator dan industrial assistance guna mendorong peningkatan daya saing produk lokal serta mendukung kinerja ekspor nasional.
Budi menyebut salah satu kegiatan dilakukan Bea Cukai Bogor melalui program Klinik Ekspor kepada CV Bahari Tirta Utama pada Kamis (11/6).
Kegiatan yang dilaksanakan melalui program Customs Visit Customer (CVC) ini menjadi sarana untuk menggali profil perusahaan, mengidentifikasi potensi ekspor, sekaligus memberikan pendampingan terkait prosedur ekspor, ketentuan kepabeanan, dokumen yang diperlukan, hingga peluang pasar internasional.
"CV Bahari Tirta Utama merupakan UMKM binaan Bea Cukai Bogor yang telah beroperasi selama 21 tahun dan bergerak di bidang produksi pakan ternak," jelas Budi.
Dia menyampaikan produk yang dihasilkan UMKM binaan Bea Cukai Bogor tersebut antara lain susu bubuk untuk hewan dengan merek Maxinos, pupuk organik, media tanam, serta produk biomassa berupa wood pellet.

20 hours ago
5






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)





