Hari Mangrove Sedunia, Bank Mandiri Perkuat Dukungan Terhadap Ekosistem Karbon Biru Lewat Livin'

1 hour ago 2

Hari Mangrove Sedunia, Bank Mandiri Perkuat Dukungan Terhadap Ekosistem Karbon Biru Lewat Livin'

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bank Mandiri melalui fitur Livin' Planet pada aplikasi Livin' by Mandiri mengonversi jejak karbon yang dihasilkan nasabah ritel menjadi aksi kontribusi pohon yang serapan emisinya dihitung mengacu pada standar Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). Foto: Dokumentasi Bank Mandiri

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia memiliki ekosistem mangrove terbesar di dunia.

Berdasarkan Peta Mangrove Nasional 2025, luas mangrove Indonesia tercatat 3,45 juta hektare, mencakup sekitar 20 persen ekosistem mangrove global.

Namun sepanjang periode 1980 hingga 2025, Indonesia kehilangan sekitar 1,3 juta hektare mangrove, atau sekitar 31 persen dari luas mangrove nasional, akibat alih fungsi lahan, abrasi, dan degradasi. 

Kondisi ini menempatkan pemulihan mangrove sebagai agenda strategis nasional.

Pemerintah berkomitmen merehabilitasi ratusan ribu hektare ekosistem mangrove dengan prinsip yang terkoordinasi, yaitu pemulihan yang bertahap, terukur, berbasis komunitas, dan berkelanjutan.

Pada momentum Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap 26 Juli, badan usaha turut diajak untuk mengambil bagian dalam agenda tersebut. 

Peran mangrove tidak berhenti pada perlindungan garis pantai.

Jika dihitung per satuan luas dan mencakup karbon dalam biomassa dan tanah, ekosistem mangrove dapat menyimpan lebih banyak karbon dibandingkan hutan daratan tropis.

Pada momentum Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap 26 Juli, Bank Mandiri turut diajak untuk mengambil bagian dalam agenda pemulihan ekosistem mangrove.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|