Harga Minyak Mentah Pekan Depan Diproyeksi Masih Tinggi, Ini Imbasnya

1 day ago 8

Harga Minyak Mentah Pekan Depan Diproyeksi Masih Tinggi, Ini Imbasnya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Harga minyak mentah. Foto: ANTARA/HO-Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mencatat harga minyak mentah jenis WTI sebelumnya ditutup pada posisi 89,30 dolar AS per barel.

Untuk perdagangan sepekan ke depan, harga WTI diperkirakan bergerak pada kisaran support 82,60 hingga resistance 102,80 dolar AS per barel.

"Ini kemungkinan besar dalam perdagangan sepekan ke depan itu di 82,60 sampai 102,80," kata Ibrahim, Minggu (26/7).

Ketegangan geopolitik kian memanas setelah kelompok Houthi melancarkan serangan ke bandara di Arab Saudi serta terjadinya penutupan akses Laut Merah.

Eskalasi konflik global bertambah ketat saat Ukraina melakukan penyerangan terhadap kapal pengangkut persenjataan Rusia menuju Iran di Laut Kaspia.

Meski terdapat jeda dalam konflik langsung antara Amerika Serikat dan Iran, muncul kekhawatiran akan adanya serangan sporadis balasan selama 12 hari berturut-turut.

Lonjakan harga minyak mentah Brent di atas 100 dolar AS per barel disebut menjadi salah satu faktor yang turut mendorong kenaikan harga bahan bakar avtur dan gasolin di Amerika Serikat.

Kenaikan harga gasolin dan bahan pokok dikhawatirkan memicu inflasi tinggi yang berpotensi dimanfaatkan Partai Demokrat dalam pemilu anggota DPR AS bulan November.

Harga minyak mentah dunia sepekan ke depan diproyeksikan bergerak dinamis akibat meluasnya konflik geopolitik di beberapa kawasan vital.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|