Guru PPPK & PNS Mana Bisa Minum Kopi, Ditinggal ke Toilet, Kelas Kacau

6 days ago 18

Guru PPPK & PNS Mana Bisa Minum Kopi, Ditinggal ke Toilet, Kelas Kacau

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Guru PPPK & PNS Mana Bisa Minum Kopi, Ditinggal ke Toilet, Kelas Kacau. Foto dok. AAR for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi II DPR RI H. M. Rifqinizamy Karsayuda menyentil mentalitas PNS dan PPPK yang cuma datang ke kantor sebentar, lalu, pulang, ngopi, sore balik lagi untuk presensi. Sentilan ini terus mengundang reaksi keras para ASN baik PNS maupun PPPK.

Sikap pembelaan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif Fakrullah kepada ASN yang dituangkan dalam surat maupun pernyataan di medsos hanya sedikit meredam suasana panas.

Namun, para ASN tetap kembali mengingat pernyataan Ketua Komisi II DPR RI yang dinilai sangat melukai mereka.

"Kami sangat tersinggung dengan pernyataan ketua komisi II, sangat merendahkan ASN," kata Ketua Solidaritas Nasional Wiyatabakti Indonesia (SNWI) Sumatera Selatan Susi Maryani kepada JPNN, Senin (20/7/2026).

Dia mengingatkan Rifqinizamy, mentalitas PNS dan PPPK yang disebutnya itu tidak berlaku kepada guru terutama yang mengajar anak-anak SD.

Jika guru PPPK dan PNS berperilaku seperti yang Rifqinizamy sebutkan sangat berbahaya.

"Jangankan ditinggal ngopi cantik, jalan-jalan, melipir ke toilet saja kelas sudah kacau karena anak-anak sudah ribut, bahkan ada yang bertengkar," sebut Susi.

Selain itu, kalau sering ditinggal guru, maka pembelajaran tidak akan berjalan dengan maksimal. Oleh karena itu, jangan menyamaratakan semua ASN PPPK dan PNS. Sebab, ada jabatan-jabatan yang dituntut harus selalu standby.

Ketua SNWI Sumsel Susi Maryani menegaskan guru PPPK dan PNS tidak bisa ngopi cantik seperti tuduhan ketua Komisi II DPR RI

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|