Gapki Tekankan Pentingnya Penguatan SDM dan Budaya Keselamatan Kerja Industri Sawit

3 hours ago 1

Gapki Tekankan Pentingnya Penguatan SDM dan Budaya Keselamatan Kerja Industri Sawit

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilutrasi. Foto: Tim BPDP

jpnn.com, JAKARTA - Industri kelapa sawit nasional dinilai memiliki fondasi dan sistem keselamatan kerja yang komprehensif guna menjaga perlindungan tenaga kerja.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Bidang Kampanye Positif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Edi Suhardi.

Menurut Edi, aspek keamanan dan keselamatan kerja (K3) telah diatur menyeluruh melalui regulasi, standar nasional Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), hingga standar internasional Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) sejak 2004.

“Sistemnya sudah well established atau sudah terbentuk dengan baik, khususnya bagi perusahaan anggota Gapki yang wajib mengikuti aturan dan standar yang berlaku,” kata Edi di Jakarta, belum lama ini.

Edi menjelaskan penerapan keselamatan kerja tidak hanya memenuhi regulasi dan kewajiban sertifikasi kompetensi, tetapi juga telah menjadi budaya kerja harian di kebun maupun pabrik.

Sebelum aktivitas memanen dimulai serta saat beroperasi di pabrik, para pekerja secara rutin mengikuti pengarahan keselamatan dan pemeriksaan harian.

“Jadi, kalau berbicara mengenai sistem keamanan dan keselamatan kerja, industri sawit sudah memiliki fondasi yang kuat,” tuturnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan langkah Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang mewajibkan kepatuhan regulasi ketenagakerjaan sebagai syarat memperoleh sertifikasi keberlanjutan.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menekankan pentingnya penguatan SDM dan budaya keselamatan kerja industri sawit.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|