jpnn.com, JAKARTA - Pesatnya laju perkembangan teknologi mengubah hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, mulai dari memesan makanan, transportasi, hingga konsultasi kesehatan secara daring.
Perubahan perilaku tersebut mendorong berbagai industri untuk beradaptasi, tidak terkecuali industri asuransi.
Hal ini sejalan dengan peta jalan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2023-2027 yang menekankan pentingnya peningkatan daya saing, perluasan layanan, serta optimalisasi digitalisasi untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat.
Seiring itu, PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance) menegaskan komitmen untuk terus berinovasi guna memenuhi berbagai kebutuhan nasabah, baik saat ini maupun di masa depan.
Perusahaan juga mengembangkan teknologi digital sebagai alat pendukung operasional perusahaan melalui berbagai layanan unggulan seperti e-policy, e-claim, layanan pelanggan digital, serta aplikasi FWD Omne yang memudahkan nasabah dalam mengelola polis dan dilengkapi beragam fitur gaya hidup.
"Tak hanya itu, kami juga menghadirkan layanan pembelian asuransi langsung melalui WhatsApp guna memberikan akses perlindungan yang lebih mudah bagi masyarakat luas," kata Direktur sekaligus Chief Technology & Operations Officer FWD Insurance, Slamet Riyoso, Kamis (30/4).
Menurutnya, penerapan teknologi bukan sekadar efisiensi atau mengikuti tren. Akan tetapi sebagai sarana untuk lebih dekat dengan nasabah.
"Setiap inovasi selalu berawal dari kebutuhan nasabah, untuk menghadirkan pengalaman perlindungan yang lebih sederhana, nyaman, dan relevan dengan keseharian,” ujarnya.

3 hours ago
2




















































