Ekonom Global Sebut RI Tetap Jadi Magnet Investasi Dunia

1 day ago 6

Ekonom Global Sebut RI Tetap Jadi Magnet Investasi Dunia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi Bursa Saham di BEI. Foto: Ricardo/JPNN.com Foto : Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia mendapat catatan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap aspek information flow atau arus informasi pasar, dengan masih bertahan di klasifikasi Emerging Market.

Global Chief Economist Juwai IQI, Shan Saeed, mengatakan perhatian MSCI terhadap pasar modal Indonesia bisa menjadi katalis positif untuk memperkuat daya saing pasar keuangan nasional.

“Sejarah menunjukkan bahwa pasar modal yang sukses dibangun melalui proses perbaikan berkelanjutan. Korea Selatan dan India memperkuat daya saing pasar mereka melalui modernisasi regulasi, peningkatan tata kelola, dan transparansi yang lebih baik. Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk melakukan hal tersebut,” ujar Shan.

Menurutnya, prospek ekonomi Indonesia masih sangat menjanjikan.

Dia melihat kombinasi pertumbuhan ekonomi yang kuat, struktur demografi yang produktif, disiplin fiskal, kekayaan sumber daya alam, serta berlanjutnya agenda reformasi menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus berkembang.

“Di tengah ekonomi global yang semakin terfragmentasi, negara yang memiliki kombinasi skala, stabilitas, demografi, sumber daya alam, dan momentum reformasi semakin langka. Indonesia tetap menjadi salah satu di antaranya,” tuturnya.

Shan menilai kekuatan fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan prospek pertumbuhan paling menarik di kawasan.

“Ekonomi besar tidak ditentukan oleh seberapa besar sorotan yang mereka hadapi, tetapi oleh kemampuan mereka mengubah sorotan tersebut menjadi reformasi, reformasi menjadi kepercayaan, dan kepercayaan menjadi pembentukan modal jangka panjang. Trajektori Indonesia menunjukkan bahwa negara ini sedang melakukan hal tersebut,” katanya.

Daya tahan ekonomi Indonesia ditopang oleh konsumsi domestik yang kuat, arus investasi yang terus masuk, serta kebijakan makroekonomi yang dinilai kredibel.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|