Dugaan Pencabulan Anak Melibatkan Pasutri di Tanjungbalai Harus Diusut Tuntas

15 hours ago 2

Dugaan Pencabulan Anak Melibatkan Pasutri di Tanjungbalai Harus Diusut Tuntas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi pencabulan anak nasabah oleh oknum debt collector. Foto: Dokumen JPNN.com

jpnn.com - Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan kekerasan terhadap anak seperti pencabulan merupakan ancaman nasional karena kerap terjadi di sejumlah daerah.

"Tindak pidana seperti ini, pencabulan terhadap anak sangat banyak terjadi di Indonesia, sehingga menjadi ancaman secara nasional bagi anak-anak," kata Ahmad Doli di Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (26/7/2026).

Dia mengatakan kasus kekerasan terhadap anak harus menjadi perhatian bersama karena akan berdampak pada tumbuh kembang anak.

"Tindak pidana pencabulan terhadap anak merupakan musuh bersama, untuk menyelamatkan anak sebagai korban yang dapat merusak fisik dan psikis anak, maka harus dilawan," tuturnya.

Doli yang sebelumnya menjenguk anak korban kekerasan seksual atau pencabulan yang melibatkan pasangan suami istri (pasutri) di Tanjungbalai, menyebut kasus itu menjadi perhatian pemerintah

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemangku kebijakan agar kasus kekerasan tersebut berjalan dengan maksimal.

Menurut Doli, sekalipun saat ini tersangka belum mengakui perbuatannya, dia menuntut kemampuan penyidik untuk menuntaskan kasus ini secara profesional, jangan sampai ada yang ditutup-tutupi atau dilindungi.

"Wajib tuntas secara terang-benderang. Termasuk mengungkap keterlibatan istri tersangka dalam peristiwa tersebut," tuturnya.

Ahmad Doli Kurnia Tandjung soroti kekerasan seksual terhadap anak seperti pencabulan di Tanjungbalai yang melibatkan pasutri.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|