jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot mengatakan pemerintah sedang mencari kekurangan 20 ton batu bara di dalam negeri.
Yuliot menjelaskan kebutuhan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) PLN, dari 154 juta ton batu bara yang dibutuhkan oleh PLN, yang sudah berkontrak sebesar 134 juta ton batu bara.
Karena itu, PLN masih memerlukan 20 juta ton batu bara untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listriknya.
“Kekurangan 20 (juta ton, red) itu lagi diusahakan,” ujar Yuliot di Jakarta, Kamis (18/6).
Namun, Yuliot memastikan pemerintah akan memberikan kuota produksi batu bara hingga di atas 600 juta ton.
Itu dilakukan sebagai bentuk kebijakan relaksasi di tengah melonjaknya harga batu bara.
“Ya, pasti (di atas 600 juta ton, red). Menyesuaikan dengan kebutuhan di dalam negeri,” ujar Yuliot.
Di media sosial juga ramai disebut maraknya daerah yang terkena pemadaman listrik hingga lebih dari 3 jam, diduga karena pemerintah kekurangan pasokan batu bara.

1 day ago
3






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364450/original/049240400_1759113678-allano.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518117/original/054027000_1772464500-rivera.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307861/original/026520700_1754487526-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15.jpeg)




