jpnn.com, JAKARTA - Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah narasi soal pemberian amnesti bagi seribu narapidana, termasuk Hasto Kristiyanto sebagai bagian dukungan PDI Perjuangan kepada pemerintahan Prabowo Subianto.
"Saya pikir tidak ada kaitannya," kata Dasco menjawab pertanyaan awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/8).
Diketahui, Presiden Prabowo memberikan amnesti bagi seribu narapidana, termasuk Hasto dan abolisi untuk Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong melalui surat yang dikirimkan ke DPR pada 30 Juli 2025.
DPR kemudian melaksanakan rapat pada Kamis (31/7). Parlemen kemudian menyetujui surat Prabowo terkait abolisi dan amnesti.
Belakangan, Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam Kongres partai di Bali, Jumat (1/8) kemarin menyatakan PDIP mendukung pemerintahan Prabowo.
Menurut Dasco, sebenarnya pernyataan dukungan PDIP terhadap program prorakyat pemerintahan Prabowo dibuat sebelum pelaksanaan Kongres partai.
"Dalam beberapa pertemuan, Bu Megawati sudah menyampaikan juga bahwa program-program yang baik tentunya akan didukung oleh PDIP," kata Wakil Ketua DPR RI itu.
Dasco juga mengatakan PDIP tetap kritis terhadap pemerintahan, meski bakal mendukung kebijakan prorakyat.