Cegah Banjir & Longsor, Dedi Mulyadi Minta Bandung Selatan Direstorasi Total  

3 hours ago 2

Cegah Banjir & Longsor, Dedi Mulyadi Minta Bandung Selatan Direstorasi Total  

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengingatkan wilayah Kabupaten Bandung harus tetap menjaga hutan dan diubah tata ruangnya.

Hal tersebut penting dilakukan guna meminimalisir terjadinya banjir dan longsor yang jadi bencana 'langganan' di kawasan Kabupaten Bandung saat memasuki musim hujan.

Dedi mengatakan, Kabupaten Bandung harus kembali sesuai dengan namanya.

Nama dan makna yang dimaksud adalah sebagai ibu atau indung yang harus dijaga dengan baik.

"Peringatan milangkala hari ini mengingatkan pada Bandung sebagai nama. Saya jelaskan tadi, Bandung bendungan, artinya ada nilai nilai hutan yang harus dijaga," kata Dedi, di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Soreang, Senin (20/4/2026).

Dia menjelaskan, permasalahan tersebut harus dilakukan kolaborasi dengan Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Sehingga persoalan alih fungsi lahan yang ada di Bandung Selatan bisa berkurang dan bisa tertangani.

"Tadi saya dengan bupati nanti kolaboratif untuk menyelesaikan persoalan di Bandung Selatan, termasuk mengalihfungsikan profesi pekerjaan yang tadinya kuli, buruh menanam sayur, jadi kuli buruh tanam teh dan kopi, serta tanaman keras lainnya," ujarnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan kawasan Bandung Selatan dikembalikan sebagaimana seharusnya untuk mencegah banjir dan longsor.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|