Bukan Gratifikasi, Perbaikan Jalan Depan Rumah Sudewo Berasal dari Proposal Warga

8 hours ago 3

Bukan Gratifikasi, Perbaikan Jalan Depan Rumah Sudewo Berasal dari Proposal Warga

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bupati Pati Sudewo. ANTARA FOTO/Fauzan/agr/aa.

jpnn.com, SEMARANG - Dakwaan penerimaan gratifikasi atas perbaikan jalan di depan rumah Sudewo yang kala itu menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI terungkap.

Dalam sidang agenda saksi, Dheky Martin yang merupakan mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) menyatakan diperbaikinya jalan tersebut karena terdampak proyek Jalur Ganda Kereta Api Solo-Semarang 1.

"Iya ada perbaikan jalan di depan rumah Pak Sudewo karena terdampak proyek. Karena jadi jalan alternatif ketika jalur utama putus. Kemudian ada keluhan di masyarakat, saya cek ke lapangan kemudian dilakukan perbaikan," kata Dheky yang juga terpidana dalam kasus ini di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (13/7).

Pernyataan ini disampaikan menjawab pertanyaan jaksa penuntut umum Greafik Loserte soal aliran uang dalam kasus suap dan gratifikasi pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Bupati Pati nonaktif Sudewo.

Jawaban itu juga dikonfirmasi Putu Sumarjaya selaku Kepala BTP Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah (Jabagteng).

Ia menyatakan adanya perbaikan itu dibarengi dengan pengajuan proposal ke PT Wijaya Karya (Wika) oleh masyarakat.

"Iya ada proposal perbaikan jalan," ucap dia yang lebih dulu diadili dalam kasus ini.

Terdakwa Sudewo yang diberi kesempatan menanggapi pun menambahkan jika dirinya aktif berkomunikasi dengan Putu karena sering terlibat dalam rapat dengar di DPR. Komunikasi itu juga termasuk mengenai jalan tersebut.

Dakwaan penerimaan gratifikasi atas perbaikan jalan di depan rumah Sudewo yang kala itu menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI terungkap.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|